17 Agustus 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Berita Rekomendasi

Bobol Plafon Penjara, Tiga Tahanan Polsek Samarinda Ulu Kabur


Bobol Plafon Penjara,  Tiga Tahanan Polsek Samarinda Ulu Kabur
Ilustrasi

KLIKSENDAWARSamarinda Ulu Kota Samarinda, pada Rabu sore, 20 April 2016 melarikan diri dari sel. Tiga tahanan ini berhasil kabur setelah menjebol plafon kamar mandi.

Diduga karena kurang ketatnya penjagaan menjadi penyebab ketiganya berhasil melarikan diri. Namun, berkat kesigapan petugas kepolisian dua di antaranya berhasil ditangkap kembali pada Rabu malam.

Satu tahanan lainnya berhasil melarikan diri. Tahanan tersebut bernama Abdi Sofyan (25).

Wakapolresta Samarinda AKBP, Vendra Riviyanto, SIK mengatakan, kaburnya tiga tahanan ini memanfaatkan longgarnya pengawasan penjaga.

Pasalnya, saat kejadian, tiga tahanan ini dikeluarkan dari ruang tahanan mereka menuju ke ruang tahanan utama agar dapat menggunakan kamar mandi.

Selain itu closed circuit television (cctv) yang terpasang di dalam sel tahanan juga tidak berfungsi. Monitor televisi yang berada di ruang penjagaan dalam keadaan rusak.

Vendra mengatakan, mengetahui ada tahanan kabur, pihaknya langsung melakukan pengejaran. Hasilnya, dua tahanan yang berhasil kabur, yakni Alex, seorang pelaku penganiayaan dan Yofansyah, tersangka penyalahgunaan obat terlarang, berhasil ditangkap kembali. Polisi menangkap keduanya di sebuah rumah kos di Jalan Wijaya Kesumah.

Sementara Abdi Sofyan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Dua pelaku langsung menjalani pemeriksaan intensif untuk mengetahui keberadaan Abdi Sofyan yang hingga Kamis dini hari belum juga ditemukan.

Kaburnya tahanan dari Polsekta Samarinda Ulu membuat penjagaan di sekitar TKP diperketat dengan dibantu personel dari Polresta Samarinda. Pencarian terus dilakukan hingga ke terminal bus tempat Abdi Sofyan berkerja.

Saat ini untuk menangkap Abdi Sofyan, petugas kepolisian dari Polresta Samarinda membentuk tim pengejaran dibantu oleh Tim Resmob untuk melakukan pengejaran tahanan yang buron. (*)

Reporter : Dwi Hendro    Editor : Juna Basir



Comments

comments


Komentar: 0