21 Oktober 2018

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Dessy Alvionita, Prajurit asal Kubar Penerjun Payung HUT TNI ke-72


Dessy Alvionita, Prajurit asal Kubar Penerjun Payung HUT TNI ke-72
Sersan Satu (K) Dessy Alvionita (kedua kanan) bersama 3 tentara wanita anggota Kopassus lainnya yang terjun payung dalam rangka HUT TNI ke-72. (IST)

KLIKSENDAWAR.COM- Peringatan HUT TNI ke-72 di di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, (5/10/2017) Oktober 2017 dimeriahkan oleh berbagai atraksi yang diperagakan oleh sekitar 1.800 anggota TNI.

Salah satu pertunjukannya adalah atraksi terjun payung dari pesawat CN 295 yang dilakukan oleh pasukan penerjun payung dari semua kesatuan TNI. Atraksi terjun payung ini ditutup dengan penerjun yang membawa bendera kebanggaan TNI AD, TNI AL, TNI AU, bendera Indonesia.

Salah satu penerjun wanita itu adalah Sersan Satu (K) Dessy Alvionita, tentara Angkatan Darat yang merupakan anggota Kopassus. Dalam atraksi terjun payung HUT ke-72 TNI, Sersan Satu (K) Dessy Alvionita membawa bendera bendera korps TNI Angkatan Darat.

Sersan Satu (K) Dessy Alvionita berasal dari Kutai Barat, Kalimantan Timur dan hingga kini memegang rekor penerjun dari ketinggian 10.000 feet. Selain itu, ia juga termasuk penerjun Kopassus yang banyak prestasi, salah satunya adalah peringkat ke-5 dalam ajang World Military Parachuting Championship tahun 2013 di Tiongkok.

Bintara Kopassus ini juga pernah mengharumkan Indonesia di pentas Internasional berkat berhasil meraih Medali Perak di cabang olahraga Parachuting kategori ketepatan mendarat junior putri , Olimpiade Militer Dunia ke-6 tahun 2015 di Korea Selatan.

Tidak mudah menjadi seorang penerjun, ada latihan khusus yang dijalani. Dikutip dari laman TNI Angkatan Darat, Sersan Satu (K) Dessy Alvionita digembleng seniornya dengan ketat di Batu Jajar.

“Melaksanakan pendidikan TBM (terjun bebas militer) 1,5 bulan di Batu Jajar. Tapi nggak semua jadi atlit. Ada yang direkrut untuk training center, PTPAD (persatuan terjun payung Angkatan Darat). Apabila ada pertandingan diseleksi terlebih dahulu,” jelas dia.

Selama menjadi penerjun, Dessy Alvionita belum pernah mengalami cidera yang ekstrem hanya cidera ringan seperti seperti cidera pergelangan kaki. Salah satu kebanggaan lain Dessy Alvionita selain bisa menaklukkan langit biru adalah kesempatan dia bisa bergabung dengan pasukan elit milik Angkatan Darat, Kopasus.

Komando Pasukan Khusus yang disingkat menjadi Kopassus adalah bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat, Indonesia.

Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, pengintaian, dan anti teror. Tugas Kopasus Operasi Militer Perang (OMP) diantaranya Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus).

Selain itu, Tugas Kopasus Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan), AIRSO (operasi anti insurjensi, separatisme dan pemberontakan), perbantuan terhadap kepolisian/pemerintah, SAR Khusus serta Pengamanan VVIP.

Prajurit Kopassus dapat mudah dikenali dengan baret merah yang disandangnya sehingga pasukan ini sering disebut sebagai pasukan baret merah.(*)

Reporter : Sulkifli | Berbagai Sumber    Editor : Suriadi Said



Comments

comments


Komentar: 0